Langsung ke konten utama

Bahasa Indonesia Learning


Bahasa Indonesia Fast Learning
Welcome, pal…
This site is for you who wanna learn, and interested in Bahasa Indonesia. I will give you a special tutorial, tips and trick and off course you can contact me for further more information.
Well, I think it is better for me to introduce myself first to you.  I am Sandra, and I teach Bahasa Indonesia for foreigners.  Now, I wanna share a few brief with you my knowledge about Bahasa Indonesia. Some materials I made by myself, according to my teaching experience, others I took from my hand-out or any others book which is still related. If I take exactly from other books, or some resourced, I will note the source or the writer.
I do really love cultural issues, socials, and a little bit politics. So, you can share with me about these kind of field also. Better if you wanna prove your Bahasa, and we can discuss about that in Bahasa Indonesia…;)
So if you wanna copy it, please note my blog address for the resource. Thank you..:)
So, if you feel interested in, just join me in this site. If you feel that you wanna learn deeper, don’t hesitate to contact me. On my YM, SKYPE, or email of course. ;)
I will teach you with professional, but still with fun…LOL!
Note: The pronunciations of Bahasa Indonesia are same as the writing. Bahasa Indonesia as like as Language of Germany. What do you write is what do you read.
BASIC LEVEL
Okay, the first section is all about GREETING….
Bahasa Indonesia has 4 kinds of greeting:
Selamat pagi!    : Good Morning!              (00.00 am – 10.00am)
Selamat siang!  : Good Afternoon!          (10.00 am- 03.00 pm)
Selamat sore!    :                                               ( 03.00 pm-06.00 pm)
Selamat malam!: Good evening!              (07.00pm-00.00 am)

Special introduction: Bahasa Indonesia has its own way to say I, you, we, she/he/it, yours, our, us, their, etc.
And these are the information; I called it “Box of Person”. Please, check it out… ;)
Box of PERSON (talk about subject, object and possessive) –Bahasa Indonesia has no need to be changed! ;) Horaaaay….!
Person
Singular
Plural
Person I
Meaning: I, me, my

Saya (formal)
aku (informal)—more common
gue (Jakarta stlye)

ex: Saya Sandra             (I am Sandra)
       Nama saya Sandra (My name is Sandra)
       Buku saya                (my book)
       Itu saya                    (that is me)


Note: You can replace saya become aku, or gue.
Saya use in conversation with someone who we don’t know before, older than you, has a higher position than you, or in a “formal” situation.
Gue is only using at Jakarta area. If you use it at Yogyakarta or central Java, it can be accepted but,  is a little bit uncommon.
Meaning: we, us, our

Kami : ( including: I—the person who ask to talk, and others but without you—the person who asked talk to)
Example for using kami:

When you say “ Ini buku kami” to A person, it means
that the book is belong to you, and other people there, except A person.

Kita    : (including: all of the people whom I talk to)
Example for using kita :
 
When you say “ Ini buku kita” to A person, it means that the book is belong to all people there, A person included.

Practice it to see the difference.


# See the differences, don’t you? ^^


Person II
Meaning: You, your

Anda (formal)
Kamu (informal)—more common
Elu (Jakarta style)

Ex: Nama Anda Brian (Your name are Brian)
      Buku Anda             (your book)
      Saya cinta Anda    (I Love You)

Note: you can replace Anda become kamu or elu.
Anda always written with capital for the first A.
Meaning : All of you, your

Kalian

Kalian ( all of you, without me or I )

When you say “ Ini buku kalian” to all people,  it means that, that book is belong to all people there, not yours

Ex: Siapa kalian?     (Who are all of you?)
      Buku kalian        (your book)

Person III
Meaning: she, he, her/his

Dia

Beliau- formal (only for someone who really has a higher position, or older than you)

Ex: Dia Brian     (he is Brian)
      Dia Sandra   (She is Sandra)
      Buku dia       (her/his book)

Note: Buku dia –sometimes written as Bukunya
Nya  in here has a meaning for replacing possessive pronoun of “dia”. Not only  for human, but also animals, and things.
Meaning: They, them,their

Mereka


Ex: Mereka orang Amerika ( they are American)
       Saya cinta mereka          (I love them)
       Buku mereka                   (Their book)

{ See the example greeting conversation:
Sandra  : Halo, Selamat pagi! (smile)                                                       
Brian      : Halo, Selamat pagi!(smile)                                                        
Sandra  : Nama Anda siapa?                                                                       
Brian      : Nama saya  Brian. Anda?(shake hands)                                              
Sandra  : Nama saya Sandra.(shake hands)                                          
                 Bagaimana kabar Anda, Brian?                                                 
Brian      : Baik. Terima kasih.  Anda?
Sandra  : Baik juga. Anda (berasal) dari mana?
Brian      : Saya (berasal) dari Australia
Sandra  : Di kota ini, Anda tinggal di  mana?
Sandra  : Ok, Brian. Sampai jumpa !
Brian      : Sampai jumpa! (smile)




# Bagaimana kabar?/Apa kabar?/ Gimana kabar? à Those questions have the same meanings : “How are you?” but Gimana kabar is a more informal and used in everyday conversation.
##  Anda (berasal) dari mana? à (berasal) can be drop. You could say only Anda dari mana? But, be careful, you must exactly know the context when people asking you this question. In Bahasa Indonesia Anda dari mana has two meanings: First, “Where do you come from?”
                                                    Second,“ Where have you been?”        



    
Rounded Rectangle: Anda (berasal) dari mana?	: Where do you come from?
Anda tinggal di mana?		: Where do you live?
Di 		            		: at
Kota				: city
sampai jumpa			: see you
Juga				: too, alsoVocabulary:
Nama Anda siapa                              : What is your name?                                                                   
Bagaimana kabar Anda?               : How are you?                                
Baik                                                      : fine                     
Terima kasih                                      : thank you
Sama-sama                                         : you’re welcome



Ok, so now, I can predict that you have known a little bit about bahasa Indonesia. For the exercise please see the text below, if you can understand it well without see the vocabulary on top, so you pass on this section. Better if you can practice by yourself and say it. ;)

Halo, Selamat pagi. Apa kabar? Nama saya Andrea. Saya berasal dari Canada, di Indonesia saya tinggal di kota Yogyakarta. Saya cinta Yogyakarta. Terima kasih. Sampai jumpa!


See, now you can see how easy Bahasa Indonesia is. *grin* It is good for you to always practice. Repeat, repeat, and repeat. The best info is, Bahasa Indonesia doesn’t have a kinds of difficulties such as : To be (is, am, are, were, was, does, did, do, etc) You only know the structure and vocab. If you have already known and complete all of them, I’m sure you can speak Bahasa Indonesia and understand about this language. Bahasa Indonesia similar enough to Bahasa Melayu, the rule, the words, but maybe sometimes you will find the same words in Melayu and Bahasa Indonesia but, don’t be surprised with their different meaning.
This section is still basic. Not the complicated one, basic level is only giving you the surface. Giving you simple vocabularies and off course help you to make daily conversation.
So you can speak….;)

Follow me always, I can make you be able to understand Bahasa Indonesia, and make you speak…;)
Thanks for your kind attention…;)
Sampai jumpa!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

dongeng Si Gajah dan Si Badak

dongeng Si Gajah dan Si Badak April 14th, 2008 Suatu hari di sebuah hutan belantara tampaklah seekor gajah yang berbadan besar dengan belalai panjangnya sedang bercengkrama dengan seekor badak. Si Badak terpesona melihat dua gading gajah yang membuat Si Gajah makin terlihat gagah. Kemudian Si Badak bertanya " Jah…Gajah…kok kamu bisa punya sepasang cula yang hebat begitu bagaimana caranya tho?…kamu terlihat semakin gagah saja". Lantas dengan bangga Si Gajah pun bercerita tentang puasa tidak makan tidak minumnya selama 80 hari. Berkat puasa itulah Si Gajah bisa mendapatkan cula yang hebat seperti yang Badak lihat sekarang. Akhirnya karena Si Badak juga ingin tampil gagah, dia pun mulai menjalani puasa 80 harinya seperti yang Si Gajah lakukan. Seminggu kemudian…… "Ahhh…enteeeeeng…." Badak sesumbar. Dua minggu berikutnya…… Si BAdak mulai sedikit lemas, dia masih bertahan meski rasa lapar, rasa haus kian menghantuinya. Dia iri melih

Sebuah esai tentang kebudayaan bersifat simbolik

Di sebuah stasiun TV Swasta terlihat ada sebuah penayangan mengenai kehidupan sebuah suku yang masih kental dengan keprimitifannya. Sebut saja salah satu suku di Afrika. Tampak di sana sekelompok manusia berpakaian seadanya, sedang duduk mengelilingi api unggun. Kepala suku mereka sedang menceritakan kepada anggota kelompoknya yang lain, menceritakan mengenai sebuah batu yang tiba-tiba saja terlempar dari arah gunung berkapur hingga hampir membuatnya celaka, hingga detik itu juga dia, selaku kepala suku di sana menyatakan bahwa benda tersebut adalah ‘benda jahat atau benda setan’. Simbol tersebut dia gunakan sebagai bentuk kekhawatirannya terhadap anggota kelompoknya yang lain, sehingga mendorong agar anggota yang lain selalu waspada. Bentuk pengungkapan itu membudaya dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Hingga kemudian manusia menjadi lebih pandai dan cerdas hingga benda yang disebut-sebut sebagai benda jahat itu hanyalah sebuah bongkahan batu yang secara tidak sengaja terlempa

Langkahkan Kakimu dan Luaskan Pandanganmu

    Ada banyak kota di dunia ini yang bisa saja saya tulis dan saya rangkai untuk kemudian menjadi tokoh utama dalam tulisan ini. Sayangnya, ternyata urusan memilih kota impian itu tidak lah semudah seperti memilih baju mana yang hendak dipakai di dalam tumpukan baju yang belum disetrika. Njlimet saya tuh orangnya… :D Eropa, US, Canada, Oz, New Zealand, Egyptian, Southern Asia, hingga East Asia macam Seoul, Japan, negara dan kota yang nge-hits belakangan karena faktor serial drama-dramanya   juga tak membuat saya lantas menisbahkan mereka untuk menjadi salah satu kota yang ingin saya kunjungi. Ya seneng juga melihat beberapa teman sudah banyak yang berhasil menapaki diri ke sana, entah karena pekerjaan, karena sekolah, karena usaha kerasnya sedari dulu, karena memenangkan undian, atau yang karena dapat bonus dari usahanya mengejar poin, bahkan ada juga yang karena pasangannya horang tajir melintir, akhirnya kesempatannya untuk bisa bepergian keliling Indonesia bahkan ke lua