Membaca Karya Dee , saya baru saja berhasil menyelesaikan buku dewi Lestari supernova berjudul Akar di awal tahun ini ( ini sebuah hal yang sangat membanggakan lho—paling tidak menurut saya, you know , IRT dengan kesibukan tingkat tinggi, bisa mandi tanpa gedoran pintu dari anak dan teriakannya “sudah belum bu? Ayo temenin aku maen” itu saja sudah Alhamdullilah …T_T Saya mengenal karya Dee sejak duduk di bangku SMP, waktu itu Supernova sudah mem- booming dengan judul Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh. Tapi waktu itu saya benar-benar tidak mampu menjangkau arah tulisan dan gaya tulisan Dee, mungkin karena saat itu saya masih ABG labil, jadi cerita-cerita berat dengan bahasa yang melangit tidak bisa dijangkau oleh akal saya. ( bilang aja masih cethek mikirnya..-LOL) Jadi saya hanya sebatas membaca—bukunya pun juga hanya pinjam ke salah seorang senior saya. Sampai di bagian tengah buku, saya lalu menutupnya, menguap, lalu saya ...
Berbahagialah engkau semua para Ibu. Karena engkau adalah kehidupan. Karena engkau adalah cahaya. Karena engkau adalah Kasih dan Sayang. Karena engkau adalah Cinta.